You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sikalang
Desa Sikalang

Kec. Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

Selamat Datang di Portal Website Resmi Pemerintah Desa Sikalang l Informasi Desa adalah Hak Masyarakat – UU RI No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi

INOVASI TP PKK DESA SIKALANG

Admin 22 Juli 2026 Dibaca 17 Kali
INOVASI TP PKK DESA SIKALANG

SLOGAN TP PKK DESA SIKALANGSLOGAN TP PKK DESA SIKALANG

Makna Umum: “BERKAH SIKALANG” mencerminkan harapan bahwa setiap gerakan PKK Desa Sikalang membawa berkah bagi keluarga dan masyarakat. Singkatan ini merangkum nilai dari 10 Program Pokok PKK, mulai dari pemberdayaan keluarga, perencanaan sehat, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

BERKAH SIKALANG 

BErdayakan keluarga Rencana sehat terarah KAmpanyekan gotong royong Hidupkan pendidikanRencana sehat terarah KAmpanyekan gotong royong Hidupkan pendidikan. SInergikan kesejahteraan KArakterkan rumah tangga LAngkah ekonomi produktif NGayomi lingkunganSInergikan kesejahteraan KArakterkan rumah tangga LAngkah ekonomi produktif NGayomi lingkungan.

BERSAMA KITA BISA........................ MEWUJUDKAN SIKALANG PUNYA KITA , BERTANGGUNG JAWAB DAN SELALU KOMPAK....YES....!!!!!BERSAMA KITA BISA........................ MEWUJUDKAN SIKALANG PUNYA KITA , BERTANGGUNG JAWAB DAN SELALU KOMPAK....YES....!!!!!

Jumlah anggota PKK : 100 ORANG PKK Dusun : 4 DUSUN

1.BIDANG SEKRETARIAT

  • Menyusun program kerja dan pertemuan bulanan setiap Kamis minggu kedua.Menyusun program kerja dan pertemuan bulanan setiap Kamis minggu kedua.
  • Berpartisipasi dalam kegiatan Satu Abad Desa SikalangBerpartisipasi dalam kegiatan Satu Abad Desa Sikalang
  • Mengikuti kegiatan PKK ke Kecamatan dan PKK Kota.Mengikuti kegiatan PKK ke Kecamatan dan PKK Kota.
  • Peningkatan SDM pengurus PKK dengan melaksanakan study komperatif ke Pekanbaru, Payakumbuh dan Lima Puluh kota.Peningkatan SDM pengurus PKK dengan melaksanakan study komperatif ke Pekanbaru, Payakumbuh dan Lima Puluh kota.2. INOVASI

  • SEMANGKA (Semangat Lengkapi Administrasi PKK)SEMANGKA (Semangat Lengkapi Administrasi PKK)
    Melakukan pembenahan terhadap administrasi buku 6 PKK, serta papan data dan kelengkapan data lainnya.
  • PENDAKI (Periksan Buku Administrasi Kembali)PENDAKI (Periksan Buku Administrasi Kembali)
    Kegiatan ini dalam rangka update data yang ada di kelompok-kelompok PKK Dusun, kelompok dasawisma serta buku pendukung lainnya.
  • BERDANSA (Benahi Buku Dasawisma)BERDANSA (Benahi Buku Dasawisma)
    Setiap kegiatan yang dilakukan oleh Anggota Dasawisma akan dicatat dalam buku dasawisma baik itu data warga, catatan data dan keluarga maupun buku ibu hamil
  • TERASI (Tertib Administrasi)
    Pembuatan laporan program kerja dari awal tahun dan akhir tahun yang bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan dan belum di laksakan dalam tahun berjalan.
  • KOLASE (Koordinasi dengan Lintas Sektor)
    Setiap kegiatan yang dilakukan oleh Anggota Dasawisma akan dicatat dalam buku dasawisma baik itu data warga, catatan data dan keluarga maupun buku ibu hamil.
  • GO DIGITAL ( Melambangkan kesiapan PKK menghadapi era digital)
    Program ini menjadi langkah nyata PKK Desa Sikalang untuk menjadi organisasi masa kini dan masa depan, yang tetap berakar pada nilai budaya lokal namun siap melangkah ke era digital secara percaya diri.

POKJA 1

A. BIDANG POKJA 1

Pokja I fokus pada pembinaan ideologi dan moral keluargaPokja I fokuspadapembinaan ideologi dan moral keluarga. melalui pemahaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan budaya gotong royong. Kegiatannya meliputi penyuluhan etika keluarga, pendidikan karakter, serta pengorganisasian kerja bakti dan solidaritas sosial.elalui pemahaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan budaya gotong royong. Kegiatannya meliputi penyuluhan etika keluarga, pendidikan karakter, serta pengorganisasian kerja bakti dan solidaritas sosial.Dalam Program penghayatan dan pengamalan Pancasila terdapat Karakter Keluarga melalui pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga. Dalam Program penghayatan dan pengamalan Pancasila terdapat Karakter Keluarga melalui pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga. Pada Pokja I terdapat program prioritas pola asuh Anak di Era Digital (PAAREDI) dengan latar belakang terjadinya degradasi moral dan integritas terkait dengan toleransi antar Individu meningkatnya angka kekerasan dalam rumah tangga dan jumlah kekerasan seksual terhadap anak serta penyalah gunaan NAPZA dikalangan remaja. Pada Pokja I terdapat program prioritas pola asuh Anak di Era Digital (PAAREDI) dengan latar belakang terjadinya degradasi moral dan integritas terkait dengan toleransi antar Individu meningkatnya angka kekerasan dalam rumah tangga dan jumlah kekerasan seksual terhadap anak serta penyalah gunaan NAPZA dikalangan remaja.

B. INOVASI

  • PELANA KIDS (Pengenalan Lambang Negara Pada Anak-anak)
    PELANA KIDS (Pengenalan Lambang Negara Pada Anak-anak)Kegiatan ini bertujuan mengenalkan lambang negara pada anak usia dini dengan cara bermain sambil belajar, seperti mewarnai bendera dan bernyanyi lagu kebangsaan, agar anak cinta tanah air sejak kecil dengan cara yang menyenangkan. 
  •  KELAPA MUDA (Kendalikan Luka Pasangan Mula dan Lama) 
    KELAPA MUDA (Kendalikan Luka Pasangan Mula dan Lama)Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan ibu-ibu terhadap Al-Qur’an. Diadakan secara rutin dalam bentuk kelompok mengaji, kegiatan ini mendorong para muslimah untuk terus memperdalam ilmu agama dan menjadikan Al- Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
  • MESRA (Masjid Ramah Anak)MESRA (Masjid Ramah Anak)
    POKJA I bersama pengurus Mesjid Sikalang melaksanakan kegiatan ramah anak. Tujuanya agar menumbuhkan rasa cinta kepada Mesjid diusia diniPOKJA I bersama pengurus Mesjid Sikalang melaksanakan kegiatan ramah anak. Tujuanya agar menumbuhkan rasa cinta kepada Mesjid diusia dini.
  • RETINA CESUAL (Remaja Anti Narkoba dan Anti Pelecehan Seksual). RETINA CESUAL (Remaja Anti Narkoba dan Anti Pelecehan Seksual)
    Celengan subuh adalah program penggalangan dana yang dilakukan secara sederhana namun konsisten. Setiap warga menyisihkan sebagian rezekinya setiap subuh untuk dikumpulkan dan disalurkan kepada keluarga atau individu yang kurang mampu. Program ini melatih keikhlasan dan rasa peduli dalam kehidupan bermasyarakat.
  • MUTIARA (Muslimah Aktif Rajin Mengaji) MUTIARA (Muslimah Aktif Rajin Mengaji) 
    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan ibu-ibu terhadap Al-Qur’an. Diadakan secara rutin dalam bentuk kelompok mengaji, kegiatan ini mendorong para muslimah untuk terus memperdalam ilmu agama dan menjadikan Al- Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
  • LORARIA (Lomba Ramadhan Ceria) LORARIA (Lomba Ramadhan Ceria)
    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Di dalamnya terdapat berbagai lomba seperti hafalan surat pendek, adzan, mewarnai Islami, ceramah singkat, dan lain-lain yang melibatkan anak-anak maupun ibu-ibu. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan edukatif.
  • JUARA (Jum’at Berkah)
    Program ini dilakukan setiap hari Jumat sebagai bentuk aksi berbagi dan kepedulian kepada sesama. Kegiatan meliputi pembagian makanan, sembako, atau bantuan lainnya kepada warga yang membutuhkan. Tujuannya adalah menumbuhkan semangat gotong-royong dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.
  • TAKJIL (Taklim Jum’at Ibu-ibu Rutin)
    Merupakan kegiatan pengajian atau kajian rutin setiap hari Jumat khusus untuk kaum ibu. Di dalamnya dibahas berbagai tema keagamaan, pendidikan anak, kesehatan keluarga, serta peran wanita dalam Islam. Kegiatan ini menjadi sarana belajar, berbagi pengalaman, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
  • TANDIKSU (Kegiatan Didikan Subuh)
    Merupakan kegiatan pengajian atau kajian rutin setiap hari Jumat khusus untuk kaum ibu. Di dalamnya dibahas berbagai tema keagamaan, pendidikan anak, kesehatan keluarga, serta peran wanita dalam Islam. Kegiatan ini menjadi sarana belajar, berbagi pengalaman, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
  • PERGAPU ( Peduli Warga Kurang Mampu dengan Celengan Subuh)
    Celengan subuh adalah program penggalangan dana yang dilakukan secara sederhana namun konsisten. Setiap warga menyisihkan sebagian rezekinya setiap subuh untuk dikumpulkan dan disalurkan kepada keluarga atau individu yang kurang mampu. Program ini melatih keikhlasan dan rasa peduli dalam kehidupan bermasyarakat.
  • PECALAM (Peduli Bencana Alam)
    POKJA I berkolaborasi dengan perangkat Desa mengadakan posko bencana alam mulai dari pengurusan, pengumpulan dana sampai pendistribusian dengan tujuan membantu masyarakat yang terkena bencana.
  • RATAPANKU ( RANTANG dan Uang Kaum untuk Keluarga Duka)
    Kami POKJA I dan Majelis Taklim mengadakan kegiatan ini untuk membantu keluarga yang sedang berduka agar meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

POKJA 2

 A. BIDANG POKJA 2

1.Pendidikan Anak dan Keluarga1.Pendidikan Anak dan Keluarga
 Sosialisasi pentingnya PAUD dan pendidikan anak usia dini.
 Penguatan peran keluarga dalam pendidikan karakter anak.
 Pembinaan orang tua sebagai pendidik pertama dan utama.
2.Gerakan Literasi Keluarga2.Gerakan Literasi Keluarga
Menumbuhkan minat baca anak melalui pojok baca dan kegiatan mendongeng
Program literasi di Posyandu (LITPOS)
 Pelatihan pengurus dalam public speaking dan komunikasi efektif (PINTAR)
3.Pelatihan Keterampilan dan Kemandirian
Pelatihan menjahit dasar dan lanjutan (JARI CERMAT)
Pengenalan keterampilan rumah tangga yang bernilai ekonomi
Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui kegiatan produktif
4.Pengembangan Wawasan dan Kepemimpinan
Peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan dan seminar
Pembinaan kepemimpinan perempuan di lingkungan keluarga dan masyarakat
5.Kemitraan dan Kolaborasi
Bekerja sama dengan PAUD, Posyandu, dan dinas terkait
Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan pendidikan nonformal

B. POKLAK

  1. POKLAK MENJAHIT
  2. POKLAK KERIPIK DAN PEYEK
  3. POKLAK MAKANAN JADUL

C. INOVASI

  1. GEMAR BACA (Gerakan Masyarakat Anak Rajin Membaca)
    Kegiatan ini fokuspada membangunbudayamembaca sejakusia dini. Dilakukan melalui pojok baca di posyandu, dongeng interaktif, dan aktivitas membaca bersama anak-anak.
  2. PINTAR ((Pengurus Terampil Public Speaking dan Argumentasi)
    Pelatihan dan pembinaan bagi pengurus PKK agar percaya diri berbicara di depan umum, menyampaikan informasi dengan efektif, dan mampu menjadi narasumber atau fasilitator kegiatan masyarakat.
  3. LITPOS (Literasi Posyandu)
    Program edukatif yang memadukan kegiatan posyandu dengan literasi. Ibu-ibu yang datang ke posyandu dapat mengakses buku bacaan, mengikuti sesi edukatif singkat, dan mengenalkan anak pada aktivitas membaca sambil menunggu antrean.
  4. SAHABAT PAUD (Sadar Akan Harapan dan Bekal Anak Tangguh - Pendidikan Anak Usia Dini)
    Program ini merupakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya orang tua, tentang pentingnya pendidikan anak usia dini dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kemandirian anak sejak dini.
  5. 5. JARI CERMAT (Jahit Mandiri – Cerdas, Kreatif, dan Terampil)
    Pelatihan keterampilan menjahit dasar dan lanjutan bagi ibu-ibu, guna meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga. Kegiatan ini juga mendorong semangat kewirausahaan dan pemberdayaan perempuan.

POKJA 3

  1. A. BIDANG POKJA 3
    Pokja 3 Desa Sikalang berfokus pada ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Program unggulan "Aku Hatinya PKK" mendorong warga untuk menanam sayur, buah, dan tanaman obat di sekitar rumah. dan juga Halau Pamaleh, dimana warga memeiihara lebah galo-galo sehingga dapat dipanen hasil madu madunya. Hasil kebun dimanfaatkan untuk konsumsi sehari-hari dan diolah menjadi produk makanan sehat yang bernilai ekonomi. Pokja 3 juga aktif memberikan edukasi dan pelatihan agar keluarga lebih mandiri, sehat, dan produktif dari rumah sendiri.

B. INOVASI

  1. HALAUPAMALEH (Halaman Rumah Panen Madu Lebah)
    Memanfaatkanhalamanrumahuntukbudidaya lebah galo-galo (kelulut) sebagai sumber madu alami. Selain menghasilkan madu bernutrisi untuk keluarga, budidaya ini mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan rumah tangga, serta membantu penyerbukan tanaman di sekitar rumah.madu alami. 
  2. SIBULANG (Sirup Bunga Telang)
    Pembudidayaan bunga telang untuk dijadikan bahan alami pewarna makanan dan minuman herbal kaya manfaat. Bunga telang dapat menambah nilai estetika, gizi, dan ekonomi dari tanaman pekarangan.
  3. SEDULAR (Seduhan Daun Kelor)
    Pembudidayaan tanaman kelor di pekarangan dan edukasi pengolahannya menjadi makanan bergizi untuk mencegah stunting.
  4. MALIBU (Manfaat Lidah Buaya)MALIBU (Manfaat Lidah Buaya)
    Pemanfaatan lidah buaya sebagai bahan minuman sehat yang menyegarkan dan bernutrisi. Untuk meningkatkan kesehatan keluarga dan pemanfaatan tanaman pekarangan secara optimal.
  5. MAKARI (Makanan Sehat Sehari-hari)
    Mengajak keluarga membiasakan konsumsi makanan bergizi seimbang dari bahan lokal setiap hari.
  6. PUDAKEL (Puding Daun Kelor)
    Inovasi olahan daun kelor menjadi puding bergizi tinggi untuk tambahan makanan keluarga dan penurunan stunting.
  7. DOLLASI (Dodol Labu Siam)
    Inovasi pengolahan labu siam menjadi dodol sebagai alternatif camilan sehat dan menambah nilai jual.
  8. PERLASI (Permen Labu Siam)
    Mengolah labu siam menjadi permen sehat, meningkatkan nilai gizi dan sebagai usaha rumahan PKK.
  9. PERTEM (Perkedel Tempe)
    Variasi lauk bergizi dari tempe sebagai sumber protein nabati untuk konsumsi harian.
  10.  SAKUBI (Sawut Kukus dari Ubi)
    Olahan ubi parut kukus sebagai camilan sehat dan sumber energi keluarga.
  11. SAJALAN (Sayuran Jadi Cemilan)
    Inovasi menjadikan sayuran sebagai camilan sehat, seperti keripik bayam agar anak terbiasa makan sayur.
  12. JELIBU (Jelly Lidah Buaya)
    Olahan lidah buaya menjadi jelly sehat dan segar sebagai camilan keluarga.
  13. SETUJUBI (Setup Jambu Biji)
    Pemanfaatan jambu biji lokal menjadi minuman setup yang kaya vitamin C untuk meningkatkan imun keluarga.
  14. PPLD (Pembuatan Pupuk dari Limbah Dapur)
    Memanfaatkan limbah organik dapur menjadi pupuk kompos untuk tanaman keluarga.

POKJA 4

A. BIDANG POKJA 4
Pokja 4 PKK berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kesehatan, dan penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Tujuannya adalah membentuk keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya sebagai dasar terciptanya masyarakat yang sejahtera.

B. INOVASI

  1. PEBUKI (Peduli Buku KIA)
    Menyediakan dan mendistribusikan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai media edukasi untuk memantau kesehatan ibu dan anak serta pencegahan stunting.
  2. PESAN CINTA (Pembuatan Sabun Cuci Tangan) Mengajarkan dan memfasilitasi pembuatan sabun cuci tangan secara mandiri sebagai upaya meningkatkan kebersihan dan mencegah penyakit.
  3. PRIMADONA PENTING (Pemberian Makan Pendorong Penurunan Stunting)
    Program ini berbeda dengan POS CERDAS yang membedakannya adalah diberikan kepada sasaran ibu hamil yang KEK, balita 2 tahun dan yang BGM (bawah garis Merah) dalam bentuk pemberian bahan mentah. Dananya dari kas yang dikumpulkan kader posyandu melalui kotak sumbangan tamu setiap bulannya pada saat posyandu.
  4. PELAMPIASAN (Pemanfaatan Lahan Perkarangan Sempit Tanam Sayuran)
    Program Pokja 4 ini memanfaatkan lahan perkarangan sempit untuk menanam sayuran dan tanaman obat keluarga, agar memenuhi gizi keluarga, menghemat belanja, dan menjadikan lingkungan rumah lebih hijau.
  5. DAS ( Dana Sehat Posyandu )
    CelenganyangdiPosyanduuntuk reward sasaran posyandu dan kegiatan ibu hamil.
  6. GEDOR ANDESKA ( Gerakan Donor Darah Anak Desa Sikalang)
    Menggerakkan warga desa untuk donor darah sebagai bagian dari upaya kesehatan masyarakat.
  7. POS CERDAS ( Pos Cegah Resiko Dini Atasi Stunting)
    Melakukan deteksi dini risiko stunting pada balita melalui pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin.
  8. BHABIN SHUTTLE (Gerakan Antar Jemput oleh Bhabinkamtibmas) 
    Mendukung kegiatan antar jemput ibu hamil dan balita ke fasilitas kesehatan agar memperoleh pelayanan tepat waktu.
  9. KEBANTING (Kelas Ibu Balita Atasi Stunting )
    Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu balita mampu meningkatkan kualitas asuhan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga tumbuh kembang anak optimal dan keluarga menjadi lebih sehat.
  10. MABUR BUMIL ( Makan Buah Bersama Ibu Hamil )
    Mengadakan kegiatan makan buah bersama ibu hamil guna meningkatkan asupan gizi dan kesehatan ibu serta janin.
  11. KEMAS BUMIL (Kunjungan dan Temu Kelas Ibu Hamil)
    Pertemuan rutin dan kunjungan untuk memberikan edukasi kesehatan, nutrisi, dan persiapan persalinan bagi ibu hamil.
  12. KURMA KEPUS (Kunjungan Rumah ke Pasangan Usia Subur)
    Kader melakukan kunjungan rumah ke Pasangan Usia Subur (PUS) dilakukan untuk memberikan edukasi dan fasilitasi penggunaan alat kontrasepsi, membantu keluarga merencanakan kehamilan sehat dan mencegah stunting.

 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image